Ditengah gencarnya Pemda Banggai berjibaku dengan masalah kenaikan harga beras dan tingginya angka inflasi, kelangkaan beras justru kian menyebar luas. Dikabarkan, sejumlah pusat perbelanjaan seperti minimarket di ruas jalan Urief Sumeharjo, Jenderal Sudirman dan Jalan Pulau Sulawesi Kota Luwuk, stok beras terpantau kosong.
Berdasarkan hasil penelusuran media ini, stok beras di tiga minimarket dari masing-masing ruas jalan tersebut ditemukan kosong. Para pelaku usaha yang berhasil ditemui di tempat mengaku belum dapat memastikan kapan stok beras tersebut akan tersedia. “Belum tahu kapan pasokan berasnya masuk pak,” tutur salah seorang karyawan minimarket di jalan Pulau Sulawesi yang menolak namanya dikorankan.
Temuan serupa juga dijumpai di jalan Urief Sumeharjo. Dari penelusuran yang dilakukan Selasa (22/07/2025) kemarin, awak media juga menemukan jawaban tak jauh berbeda. “Kalau bukan besok, berarti lusa pak,” ujar karyawan minimarket di jalan Urief Sumeharjo.
Sedangkan untuk Jenderal Sudirman, karyawan yang berhasil ditemui mengatakan bahwa stok beras habis sejak Senin (21/07/2025) kemarin, terkait pasokan berikutnya juga belum ada kepastian kapan.
Menyikapi hal ini, Pemda Banggai, melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Banggai, Natalia Patolemba menuturkan, setibanya di Luwuk, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan para pelaku usaha tersebut untuk mencari tahu penyebab kelangkaan beras ini. “Biasanya kalau minimarket seperti seukuran Alfamidi, pasokan berasnya dari Palu. Tapi apapun itu akan kita koordinasikan dengan pelaku usaha secepatnya untuk mencari tahu penyebab kelangkaan tersebut,” katanya, saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (22/07/2015).
Jika dari hasil koordinasi nanti, lanjut Kadis yang akrab disapa Pak Pato ini, memungkinkan Pemda untuk membantu dalam penyediaan stok beras, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Bulog. “Tidak menutup kemungkinan untuk kita berkolaborasi dengan Bulog untuk memenuhi pasokan beras itu. Dengan begitu, kita juga dapat membantu Bulog dalam pendistribusian beras,” pungkasnya. (*/As)

Komentar