Di era digital yang serba cepat ini, peran media dalam sektor minyak dan gas (migas) kian tak tergantikan. Media tidak hanya dituntut untuk berinovasi dalam pemberitaan, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam memberikan pemahaman komprehensif kepada masyarakat mengenai seluk-beluk industri strategis ini.
Pentingnya peran media sebagai penjaga informasi sangat relevan dalam membendung arus informasi yang dangkal dan hoaks, khususnya yang berkaitan dengan migas. Ketakutan yang timbul dari ketidaktahuan atau kurangnya literasi masyarakat lokal mengenai industri migas sering kali memunculkan kekhawatiran berlebihan. Hal ini juga kerap menyamaratakan seluruh aktivitas pertambangan.
Padahal, realitanya, banyak perusahaan migas justru berupaya membuktikan bahwa eksploitasi migas dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat. PT Panca Amara Utama (PAU) adalah contoh nyata keberhasilan ini, dengan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang memberikan dampak signifikan.
Program CSR PT PAU terbukti memberikan manfaat multi-sektor yang luas, menjangkau berbagai bidang dan disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Banggai hingga ke unit masyarakat terkecil. Kehadiran PT PAU telah menumbuhkan harapan besar bagi masyarakat Banggai akan manfaat nyata bagi daerah dan kesejahteraan warganya.
Media, baik lokal maupun nasional, memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan untuk memerangi disinformasi dan hoaks. Peran ini krusial untuk memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang akurat dan berimbang mengenai perkembangan industri migas, sehingga terhindar dari kesalahpahaman dan generalisasi negatif yang tidak berdasar. (Mjd)

Komentar