Jalan poros Desa Tower, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, mendadak mencekam pada Jumat (22/8/2025) siang. Sebuah sepeda motor yang dikendarai pelajar berusia 15 tahun bertabrakan dengan mobil Mitsubishi Triton. Nyawa sang pelajar tak tertolong.
Korban berinisial SM, warga Desa Ondoliang, Balantak Utara. Ia meregang nyawa setelah mengalami patah tulang di lengan kanan, kiri, serta kedua pahanya. Meski sempat dilarikan ke RSUD Luwuk, tenaga medis menyatakan korban meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.
Kapolsek Balantak, AKP Teddy Polii, menjelaskan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Mobil Mitsubishi Triton bernomor polisi DN 8084 ND yang dikemudikan RA (30), warga Desa Taima, Kecamatan Bualemo, melaju dari arah Ondoliang menuju Tower.
Dari arah berlawanan, tiga sepeda motor tampak melintas. Salah satunya, Honda Revo tanpa nomor polisi, dikendarai oleh SM. Nahas, pelajar tersebut diduga mengambil jalur terlalu ke kanan.
“Karena jarak yang begitu dekat, kedua kendaraan tidak sempat menghindar. Akhirnya tabrakan depan-depan tak terelakkan,” kata Teddy.
Benturan keras membuat tubuh korban terpental ke badan jalan. Warga yang melihat kejadian langsung menolong dan melarikan SM ke rumah sakit. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil.
Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan itu mencapai Rp 20 juta. Mobil Triton mengalami kerusakan di bagian depan, sementara sepeda motor korban ringsek parah. Barang bukti kini diamankan di Mapolsek Balantak.
Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Namun, dugaan sementara mengarah pada kelalaian pengendara sepeda motor yang tidak menguasai laju kendaraan.
Kapolsek Teddy mengimbau warga, terutama pelajar, agar lebih berhati-hati saat berkendara. “Jalan umum bukan tempat untuk uji nyali. Kami minta orang tua ikut mengawasi anak-anaknya, apalagi yang masih di bawah umur,” tegasnya.
Kecelakaan ini menambah catatan panjang tingginya angka laka lantas di jalur pedesaan Banggai. Data Polsek Balantak mencatat, dalam sebulan terakhir setidaknya sudah tiga kasus kecelakaan melibatkan pengendara usia remaja.(*)

Komentar