Produk Perikanan Banggai Menggeliat ke Pasar Dunia

Gurita, Lobster, Udang Vaname dan Komoditas Lokal Disiapkan Menembus Ekspor

triLO.id -

Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kian serius mengangkat kekayaan lautnya ke panggung internasional. Beragam komoditas unggulan, mulai dari ikan hias Banggai Cardinal Fish (BCF) hingga gurita, tengah dipersiapkan untuk dipamerkan sekaligus dipasarkan ke mancanegara.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banggai, Ir. Ferlin Y.T Monggesang M.Si, menuturkan BCF sudah lama dikenal dunia sebagai ikon khas daerah. Selain itu, udang vaname, lobster, hingga octopus (gurita-red) kini menjadi komoditas yang semakin diminati pasar global.

“Produk lokal harus mengglobal. Kami ingin memperkenalkan potensi perikanan Banggai agar mampu bersaing di pasar internasional,” kata Ferlyn sebelum bertolak ke Jakarta untuk mengikuti event Apkasi Otonomi Expo 2025, pameran tahunan yang digelar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Selasa (26/8/2025).

Gurita hingga lobster

Beberapa produk perikanan asal Banggai telah menembus pasar ekspor, salah satunya gurita yang rutin dikirim ke Amerika Serikat. Produksi gurita mencapai puncak pada September hingga November, ketika hasil tangkapan nelayan meningkat signifikan.

“Di periode itu, produksi gurita kita sangat tinggi. Karena itu, kita membutuhkan pembeli yang siap menyerap hasil tangkapan,” ujar Ferlyn.

Selain gurita, lobster juga menjadi primadona baru. Meski pembudidayaannya masih terbatas, Banggai sudah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil lobster potensial, apalagi jenis lobster mutiara yang lagi mem-booming, turut masuk radar pasar karena dinilai memiliki nilai tambah tinggi.

Industri pengolahan mendukung ekspor

Agar lebih kompetitif, Banggai telah memiliki sejumlah unit pengolahan ikan, seperti Indotropic dan Minakelola. Keberadaan industri pengolahan memungkinkan produk laut tidak hanya dijual segar, tetapi juga diolah sesuai standar ekspor.

“Dengan pengolahan yang baik, nilai jual meningkat dan daya saing produk kita di pasar global lebih kuat,” kata Ferlyn.

Magnet investasi

Ferlyn menambahkan, kekuatan sektor perikanan perlu dipadukan dengan strategi menarik investor. Kehadiran modal diyakini mampu memperkuat rantai produksi, mulai dari pembudidayaan hingga distribusi internasional.

“Selain promosi, kami juga membuka ruang bagi investor yang ingin menanamkan modal di Banggai. Dengan begitu, potensi perikanan bisa lebih optimal dan manfaatnya meluas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan kekayaan laut yang melimpah, Pemerintah Kabupaten Banggai bertekad menjadikan produk lokal sebagai komoditas unggulan yang tak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mendunia. (bie)

Komentar