Percikan Api Diduga Picu Kebakaran Pickup Pengangkut Solar Ilegal di Depan Depo Pertamina

triLO.id -

Sebuah mobil pick up jenis Suzuki Carry yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal hangus terbakar di depan Depo Pertamina Kilometer 2 pada Sabtu malam (8/11/2025), sekitar waktu menjelang Isya.

Percikan api kecil dari bagian bawah mobil diduga menjadi pemicu kobaran api yang menghanguskan sekitar 30 jeriken solar yang diangkut kendaraan tersebut.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian menuturkan bahwa insiden bermula saat mobil pick up tersebut berhenti di lokasi.

“Saya lihat sekilas waktu saya di depan sini, tiba-tiba sudah ada api kecil di sebelah sini. Sebelah kanan (mobil). Asap bawa api kecil begini yang saya lihat tadi,” ujar saksi warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Saksi menambahkan bahwa sopir mobil tersebut langsung melarikan diri sesaat setelah api muncul. “Saya tidak tahu, pokoknya saya lihat ada orang keluar dari sini lari ke sana,” tambahnya.

Api dengan cepat membesar, terutama setelah cairan minyak (diduga solar) mulai tumpah-tumpah ke bawah. “Muncul asap dari bawah mobil, dan terlihat minyak yang diduga solar itu tumpah-tumpah,” jelas saksi, menduga tumpahan minyak tersebut mempercepat penyebaran api.

Berdasarkan pengakuan saksi, mobil tersebut mengangkut sekitar 30 jeriken solar, yang diperkirakan setara dengan satu ton solar. Saksi memperkuat dugaan bahwa cairan yang terbakar adalah solar karena warna asap yang dihasilkan.

“Minyaknya hitam, kemungkinan solar,” ujarnya.
Saksi juga menyebut sempat melihat seseorang membawa alat pemadam api ringan (APAR) dari salah satu depo di sekitar lokasi. Namun, saat api membesar dan terdengar ledakan, masyarakat yang berada di sekitar lokasi pun berhamburan menyelamatkan diri.
“Begitu dia meledak, saya ke jalan bawah,” kenang saksi.

Saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan menelusuri identitas sopir serta kepemilikan puluhan jeriken BBM ilegal yang diangkut mobil tersebut. Kejadian ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar dan dikabarkan sempat mengganggu aktivitas di sekitar SPBU. (Tim)

Komentar