Pickup Solar Ilegal Terbakar!

Asap Hitam Membumbung, Sopir Kabur

triLO.id -

Sebuah mobil pick up Suzuki Carry yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal terbakar hebat di depan Depo Pertamina, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bungin Timur, Sabtu malam (8/11/2025), menjelang waktu Isya.

Percikan api kecil dari bagian bawah mobil diduga menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan puluhan jeriken berisi solar di atas kendaraan tersebut.

Saksi mata mengatakan api muncul tiba-tiba dari sisi kanan mobil sebelum merambat cepat disertai kepulan asap tebal. “Awalnya api kecil, tiba-tiba membesar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Saksi juga menyampaikan bahwa sopir langsung melarikan diri ketika api mulai membesar. “Saya hanya lihat dia keluar dan langsung lari,” tambahnya.

Diduga kuat mobil tersebut membawa sekitar 35 jeriken solar yang diperkirakan setara satu ton. Warga juga memperkirakan terdapat pertalite dalam muatan tersebut karena warna dan karakter asap yang muncul dari lokasi.

Upaya pemadaman awal sempat dilakukan dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun api terus membesar dan sempat terdengar ledakan sehingga warga berlarian menjauh dari titik sumber api.

Informasi di lapangan menyebut pemilik mobil berinisial H yang merupakan warga Desa Kencana, Kecamatan Toili. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kebakaran, menelusuri identitas sopir, serta asal puluhan jeriken BBM ilegal yang dibawa kendaraan ini.

Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil cukup besar dan sempat mengganggu aktivitas di area sekitar SPBU.

Polres Banggai Olah TKP

Sementara itu, Tim Unit Inafis Polres Banggai langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Tio Tondy, menyampaikan bahwa penyebab awal yang diduga memicu kebakaran adalah korsleting pada aki mobil yang terletak di sisi kiri kendaraan.

“Kami mengumpulkan fakta-fakta dan barang bukti di lokasi. Saat ini masih tahap olah TKP,” jelas AKP Tio.

Selain faktor teknis, polisi menduga kendaraan tersebut digunakan untuk aktivitas pengetapan BBM. Dari hasil olah TKP sementara, petugas menemukan sekitar 34 jerigen yang diduga berisi BBM jenis pertalite dan solar.

Mobil tersebut diketahui milik warga asal Desa Cendana, Kecamatan Toili. Namun, polisi masih mendalami siapa yang mengoperasikan kendaraan tersebut saat kejadian.(tim)

Komentar