Bom Ikan Guncang Bangkurung

Dentuman Teror Warga, Terumbu Karang Terancam

triLO.id -

BANGGAI LAUT, Praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan) kembali marak dan mengusik ketenangan warga Kecamatan Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut. Insiden terbaru terjadi Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 11.55 WITA, memicu kepanikan serta kekhawatiran akan kerusakan lingkungan laut.

Warga melaporkan dentuman keras disertai semburan air muncul dari arah perairan Desa Mbeleang, yang berdasarkan informasi di lapangan bersumber dari titik perairan Rep Tadipuku.
Kekuatan ledakan bahkan menimbulkan getaran hebat yang dirasakan hingga radius kurang lebih tiga kilometer, termasuk ke kawasan permukiman warga dan kediaman Camat Bangkurung, Adi Wijaya.
Maraknya aktivitas ilegal tersebut menimbulkan kecemasan serius di kalangan masyarakat pesisir. Selain mengancam keselamatan pelayaran, praktik destructive fishing ini berpotensi menghancurkan terumbu karang yang menjadi tumpuan utama mata pencaharian nelayan tradisional.

Warga mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera bertindak tegas menghentikan praktik berbahaya ini sebelum kerusakan ekosistem perairan Banggai Laut kian meluas.
Terpisah, Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Luwuk, Lettu Laut Willy Septian, menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan intensitas patroli, termasuk di wilayah Bangkurung yang berada dalam cakupan pengawasan Pos AL Luwuk, Lanal Palu.

“Untuk saat ini, Binpotmar Banggai Laut membawahi wilayah Bangkurung dan terus melaksanakan tugas pokok, termasuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat pesisir terkait bahaya destructive fishing,” tegas Lettu Laut Willy. (tim)

Komentar