Kadis Kehutanan Provinsi Sulteng Muhammad Neng Berharap KPH Balantak Lebih Meningkatkan Kinerja dan Sinergi

triLO.id -

Kinerja Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masuk peringkat ke-5 Nasional, melalui Nilai Transaksi Ekonomi ( NTE) Kelompok Tani Hutan (KTH) Tahun 2024. Piagam penghargaan ini diberikan oleh Menteri Kehutanan Kepada Provinsi Sulteng.

Di bawah kepimpinan Kepala Dinas (Kadis) Kehutanan Provinsi Sulteng, Muhammad Neng, menyampaikan tentunya kinerja ini tak lepas dari peran jajaran seluruh UPT KPH di Sulteng.

Bahwa pencapaian ini berkaitan dengan kinerja, program dan pemberdayaan yang dilakukan selama beberapa tahun.

“Maka dalam kunjungan kerja (Kunker) kali ini, diharapkan seluruh pihak Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Sulteng agar lebih bersinergi antar sesama maupun dengan masyarakat,” ujar Kadis, kepada pewarta disela-sela Kunker dan evaluasi capaian akhir tahun di kantor UPT KPH Balantak, pada Jumat, 27 Desember 2024.

Melihat capaian ini, kata dia, tentunya dalam agenda Kunker pula, dirinya turut mendorong bagaimana lebih meningkatkan lagi tentang kinerja yang ada di Kabupaten Banggai.

Tak hanya itu, beliau pula mengatakan untuk mempertahankan hal tersebut, ia juga membahas tentang kinerja antara Kelompok Tani Hutan (KTH) serta kelompok usaha perhutanan sosial.

“Maka dari itu saya menginginkan pula agar teman-teman KPH dapat meningkatkan kinerjanya di tahun depan,” tandasnya.

Dirinya juga berharap agar setiap program yang dijalankan benar-benar dapat menyentuh masyarakat. Dengan harapan tingkat kemiskinan bisa berkurang.

Apalagi terdapat berbagai produk yang bisa menghasilkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti madu hingga kemiri dan masih banyak lagi.

Menurut beliau, secara umum di Provinsi Sulteng, nilai transaksi ekonomi yang beredar berkisar Rp40 miliar lebih. Ini dihasilkan oleh kelompok tani perhutanan sosial.

Sehingganya di akhir tahun 2024 ini, Muhammad Neng menegaskan kembali, upaya peningkatan kinerja, pihaknya terus melakukan evaluasi dan rapat-rapat kerja.

“Meskipun tidak mengejar target tetapi kami berharap bisa meningkatkan kerja penyuluh untuk bersinergi hingga menyelaraskan program-program Kementerian maupun Balai Kehutanan Provinsi Sulteng,” pungkas dia. ***