Pemerintah Kabupaten Banggai segera merespons program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, yakni, Koperasi Merah Putih (KMP) Desa/Kelurahan.
Melalui Dinas Koperasi dan UMKM Banggai, langkah percepatan ini dimulai dengan melaksanakan rapat koordinasi dengan sejumlah notaris daerah yang dipimpin langsung Kadis KUMKM Helena Padeatu pada Kamis (24/4/2025) di ruang rapat Dinas KUMKM Banggai.
Helena menegaskan, pembentukan koperasi ini merupakan bentuk keseriusan Pemda Banggai sesuai arahan Bupati Amirudin. “Kami telah memulai inventarisasi data koperasi binaan dan berkoordinasi dengan notaris untuk memastikan legalitas badan hukum Koperasi Merah Putih,”jelasnya.
Saat ini, tercatat 355 koperasi di Kabupaten Banggai, terdiri dari 207 koperasi aktif dan 148 tidak aktif. “Kami akan melakukan revitalisasi dan pendampingan untuk memastikan koperasi ini dapat mendukung program nasional,” tambah Helena.
Untuk anggaran pembentukan KMP, masih menunggu petunjuk teknis (juknis)dari pemerintah pusat. Namun, Dinas KUMKM telah mempersiapkan langkah awal, termasuk survei lokasi dan pembuatan akta notaris.
“Target kami, Koperasi Merah Putih akan diluncurkan pada Juli 2025, bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional tanggal 12 Juli,” ungkap Helena.
Selanjutnya, tim bentukan Dinas KUMKM akan segera turun ke 23 kecamatan di Banggai untuk memastikan sosialisasi dan pendirian koperasi berjalan sesuai rencana.(Asw)

Komentar