Pemerintah Kabupaten Banggai menunjukkan komitmen penuh dalam merealisasikan program prioritas nasional Koperasi Merah Putih (KMP). Sesuai arahan Bupati Banggai Ir. H. Amirudin MM., AIFO, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kabupaten Banggai bergerak cepat dengan membentuk lima tim khusus. Tim-tim ini diterjunkan langsung ke desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Banggai untuk melaksanakan sosialisasi mengenai pembentukan KMP.
Kepala Diskop UKM Banggai, Helena Padeatu, mengungkapkan bahwa kelima tim tersebut akan dilengkapi dengan surat pengantar resmi dari Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai mengenai pelaksanaan sosialisasi KMP.
“Kelima tim yang diterjunkan telah dipersiapkan dengan surat pengantar dari Sekdakab Banggai kepada kecamatan agar para kepala desa/lurah segera melaksanakan sosialisasi KMP,” tegas Helena pada Selasa (29/4/2025).
“Tim terdiri dari tenaga teknis Diskop UKM serta notaris, dan bagi notaris yang tidak berperan aktif mendukung program KMP akan digantikan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Helena menjelaskan bahwa setelah sosialisasi, setiap desa/kelurahan akan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdasus). Agenda utama Musdasus ini adalah membahas secara komprehensif pembentukan KMP, termasuk aspek legalitas atau legal standing koperasi yang akan dibentuk.
“Berdasarkan target nasional, diperkirakan akan ada sekitar 70 hingga 80 ribu KMP yang terbentuk di seluruh Indonesia, termasuk 291 koperasi yang saat ini ada di Kabupaten Banggai,” ujarnya.
Helena menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah desa dan kecamatan, dapat berperan aktif dan mendukung langkah cepat Pemerintah Kabupaten Banggai dalam merealisasikan program prioritas nasional KMP ini.
“Mari kita dukung penuh pembentukan KMP yang bertujuan memperkuat perekonomian daerah,” pungkasnya. (*Asw)

Komentar