Sebuah truk bermuatan mengalami kecelakaan tunggal di jalur perbatasan Kabupaten Banggai dan Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah. Peristiwa itu terjadi di Desa Obo Balingara, Kecamatan Nuhon, Rabu (10/9/2025) sore, ketika kendaraan bernomor polisi DP 8297 BT gagal menanjak dan akhirnya terguling.
Kapolsek Nuhon, IPTU Tamrin Luntaya, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Nuhon menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Saat menapaki tanjakan curam di ruas antara Desa Obo Balingara dan Kecamatan Ampana Tete, kendaraan tiba-tiba kehilangan tenaga. Truk mundur, oleng, lalu terbalik di sisi jalan.
“Pengemudi tidak mampu menguasai kendaraannya sehingga gagal mendaki. Kendaraan sempat mundur sebelum akhirnya terguling,” kata Tamrin, Kamis (11/9).
Sopir berinisial UM berhasil dievakuasi oleh warga yang berada di sekitar lokasi. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ampana untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi bersama petugas setempat juga segera mengatur arus lalu lintas agar kecelakaan tidak menimbulkan kemacetan panjang.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Sementara itu, kondisi badan truk mengalami rusak parah di beberapa bagian. Polisi kini masih menyelidiki lebih lanjut faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan.
Tamrin menegaskan, jalur perbatasan Banggai–Touna memang dikenal memiliki kontur jalan yang menantang, dengan tanjakan dan turunan tajam. Situasi ini kerap menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan besar yang membawa muatan berat. “Kami berharap kejadian serupa tidak terulang. Pengemudi harus memastikan kelayakan kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh,” ujarnya.
Ia juga mengimbau pengguna jalan lebih berhati-hati, terutama saat melewati rute yang rawan. “Keselamatan harus menjadi prioritas. Waspada dan persiapkan kendaraan dengan baik sebelum bepergian,” kata Tamrin.(*)

Komentar