Seorang remaja perempuan berusia 14 tahun, Aini, mengalami kecelakaan saat hendak menaiki kapal di Pelabuhan Luwuk, Selasa (16/9/2025) siang. Ia terjatuh ke laut setelah tangga kayu penghubung antara dermaga dan kapal terlepas karena dihantam gelombang.
Kejadian bermula ketika Aini bersama penumpang lain bersiap menaiki Kapal Rejeki Baru yang akan berangkat menuju Banggai Laut. Saksi mata menyebut tangga kayu penghubung mendadak bergeser dan jungkir balik akibat hempasan air laut. Aini yang berada di atas tangga kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
“Gelombang datang cukup kuat, tangga langsung terangkat dan terbalik. Anak itu tidak sempat berpegangan,” tutur seorang penumpang yang ikut menyaksikan kejadian.
Petugas pelabuhan dan sejumlah penumpang segera memberikan pertolongan. Aini berhasil dievakuasi dari laut dalam kondisi sadar, namun mengeluhkan nyeri di dada serta mengalami memar dan terkilir. Ia langsung dilarikan ke Puskesmas Kampung Baru untuk mendapat perawatan intensif.
Hingga Selasa sore, Aini masih menjalani observasi medis. Tenaga kesehatan memastikan kondisinya stabil meski masih harus mendapat pemantauan lanjutan.
Insiden ini kembali menyoroti persoalan keselamatan di pelabuhan, khususnya kelayakan fasilitas dasar seperti tangga penghubung kapal. Banyak penumpang mengeluhkan kondisi tangga kayu yang sering kali kurang kokoh dan tidak sebanding dengan tingginya aktivitas penumpang.
“Fasilitas di pelabuhan seharusnya aman, karena penumpang setiap hari bergantung pada sarana ini. Kalau tangganya rapuh atau pendek, risikonya besar,” ujar seorang warga.
Peristiwa yang menimpa Aini menegaskan perlunya pengawasan ketat dan peningkatan standar keselamatan di Pelabuhan Luwuk. Keamanan penumpang bukan sekadar kewajiban, tetapi syarat mutlak bagi kelancaran transportasi laut di daerah.(asw)

Komentar