Polisi Grebek Pesta Miras di Indekos Luwuk

11 Muda-Mudi Diamankan, Musik Bising dan Minuman Keras Bikin Resah Warga

triLO.id -

Suasana dini hari di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, mendadak gaduh. Sebanyak 11 muda-mudi digerebek polisi saat tengah berpesta minuman keras di salah satu kamar indekos di Kecamatan Luwuk Selatan, Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 01.30 Wita.

Kapolsek Luwuk, AKP Muh. Asdar, membenarkan penindakan tersebut. “Benar, semalam anggota mengamankan 11 orang pesta miras di salah satu kamar kos-kosan di Luwuk Selatan,” ujar Asdar kepada wartawan, Minggu (21/9).

Musik Keras, Cap Tikus, dan Malam yang Ricuh

Penggerebekan itu bermula dari patroli Cipta Kondisi yang digelar Polsek Luwuk. Patroli menyasar penginapan dan indekos yang diduga menjadi lokasi prostitusi maupun pesta minuman keras. Saat mendatangi salah satu kamar kos, petugas mendapati 11 orang tengah asyik berpesta. Mereka menenggak minuman keras tradisional jenis cap tikus sambil memutar musik keras hingga mengganggu jam istirahat warga sekitar.

“Asalnya membuat resah, karena selain mabuk, musik keras terdengar sampai luar,” kata seorang warga yang enggan disebut namanya.

Dibina, Bukan Hanya Ditindak

Sebanyak 11 orang itu terdiri dari 4 pria dan 7 perempuan, berusia antara 23 hingga 32 tahun. Mereka adalah SN (29), AP (30), RO (25), SK (24), SN (25), AN (32), EM (25), MI (24), MR (23), RA (24), dan AT (28).

Kesebelas muda-mudi tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Luwuk. Di kantor polisi, mereka dimintai keterangan, diberikan pembinaan, serta diwajibkan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Kapolsek Luwuk menegaskan, razia ini merupakan bagian dari operasi rutin kepolisian untuk menjaga ketertiban masyarakat. “Sasaran utama operasi adalah kegiatan yang meresahkan dan berpotensi mengganggu kamtibmas yang kondusif, seperti peredaran miras dan aktivitas sejenisnya,” tutur Asdar.

Kekhawatiran Warga

Warga menilai langkah polisi tepat, karena pesta miras kerap memicu keributan dan perkelahian. “Kalau dibiarkan, bisa jadi masalah besar. Sudah sering orang mabuk bikin onar,” ujar seorang warga setempat.

Dengan adanya razia itu, warga berharap lingkungan sekitar kos-kosan kembali aman, terutama di malam hari. Polisi pun menegaskan bakal terus meningkatkan patroli, tidak hanya pada akhir pekan, melainkan juga di hari biasa.(*)

Komentar