Kepala Bappeda Masih Misterius

Bupati Amirudin Cari Sosok Visioner dan Mumpuni

triLO.id -

Siapa yang akan duduk di kursi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banggai? Pertanyaan itu kini mencuat menjadi perbincangan hangat, setelah Ramli Tongko resmi dilantik menjadi Sekretaris Kabupaten (Sekab) Banggai.

Jabatan strategis itu seketika kosong. Bupati Banggai, Amirudin, pun mengaku mencari figur yang benar-benar tepat untuk memimpin Bappeda dalam tiga tahun mendatang. Ia menegaskan, pemilihan pengganti tidak bisa dilakukan terburu-buru, sebab Bappeda merupakan otak dari arah pembangunan Banggai.

“Ini memang perhatian serius bagi saya. Sosok yang akan duduk di kursi Bappeda harus mumpuni, visioner, dan memahami wajah Banggai hari ini serta cita-cita daerah ke depan,” ujar Amirudin, usai mengikuti rapat umum di kantor bupati, Senin (29/9).

Kursi Panas yang Diperebutkan

Desakan wartawan untuk mengetahui siapa calon pengganti Ramli membuat Bupati Amirudin tampak berhati-hati. Namun, sorotan publik terhadap jabatan ini menegaskan betapa sentralnya peran Bappeda dalam merancang arah pembangunan, mulai dari perencanaan infrastruktur hingga program sosial-ekonomi.

“Bappeda itu ibarat kompas pembangunan. Kalau salah arah, maka pembangunan ikut melenceng,” kata seorang pejabat di lingkup Pemkab Banggai yang enggan disebutkan namanya.

Bursa Nama Mulai Menghangat

Meski belum ada pernyataan resmi, sejumlah nama mulai santer diperbincangkan. Dari kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga pejabat eselon di lingkup sekretariat, nama-nama itu disebut bakal meramaikan seleksi terbuka yang dijadwalkan digelar bulan depan.

Di antaranya, Kabag Kerja Sama Sekretariat Fahmi, Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Subhan Lanusi atau akrab disapa Ondan, Kepala Dinas Peternakan Pupung Diliyanto, Plt Kadis PUPR Dewa, Sekdis BPKAD Herlita Tongko, Sekban Bappeda Abdullah Djafar serta Plt PMD Hasan Bashwan D.Masikki.

Masing-masing tokoh itu dinilai memiliki rekam jejak dan kapasitas yang bisa diandalkan. Namun, siapa yang akan dipilih, tetap berada di tangan Bupati Amirudin.

Penantian Panjang Publik

Publik kini menunggu keputusan politik dan manajerial Bupati. Sosok yang dipilih diyakini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga menjadi penentu wajah pembangunan Banggai.

“Ini bukan hanya soal jabatan. Tapi soal arah pembangunan lima sampai sepuluh tahun mendatang,” ucap Amirudin menegaskan.

Keputusan final diperkirakan diumumkan setelah seleksi terbuka digelar. Hingga saat itu, kursi Kepala Bappeda masih menjadi teka-teki yang membuat publik Banggai bertanya-tanya: siapa yang akan menjadi arsitek pembangunan daerah ini?(asw)

Komentar