Panitia penyelenggara Kejuaraan Road Race Kapolres Banggai 2025 memastikan bahwa penanganan insiden yang menimpa salah satu pembalap asal Parigi Moutong, Azzam Ferdiansyah, telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Ketua Panitia, Tio Tondy, menjelaskan di arena sirkuit balap pada Minggu (5/10), bahwa insiden tersebut langsung mendapat penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku. Korban segera dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUD Luwuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Namun, dalam perjalanan menuju rumah sakit, panitia menerima kabar duka bahwa korban telah meninggal dunia. Menindaklanjuti hal itu, panitia segera mendatangi pihak keluarga korban di RSUD untuk memberikan dukungan dan penjelasan terkait langkah-langkah yang diambil.
“Kami sudah menyampaikan kepada keluarga korban bahwa seluruh biaya operasional, kedukaan, hingga proses pemakaman akan ditanggung sepenuhnya oleh panitia,” ujar Tio.
Sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab moral, panitia juga mengembalikan biaya pendaftaran dari beberapa kelas yang diikuti oleh tim korban.
“Ini bukan soal nilai, tetapi bentuk penghormatan dan tanggung jawab moral kami kepada almarhum,” imbuhnya.
Sementara itu, Pimpinan Perlombaan Road Race Kapolres Banggai 2025, Henry Wilson Priyitno, menegaskan bahwa setiap penyelenggaraan event telah bekerja sama dengan pihak asuransi, termasuk perlindungan bagi penonton dalam setiap pembelian tiket masuk.
Henry juga menilai bahwa penanganan terhadap insiden tersebut telah dilakukan secara cepat dan tepat oleh tim medis di lapangan.
“Penanganan medis sudah sesuai SOP. Korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD, namun sekitar pukul 17.22 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
Henry menambahkan, saat kejadian, korban telah tertinggal satu putaran dan mengalami kecelakaan tunggal pada putaran terakhir.
Insiden pilu ini terjadi pada Sabtu, 4 Oktober 2025, di tengah jalannya Kejuaraan Road Race Kapolres Banggai 2025 yang diikuti puluhan pembalap dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. (asw)

Komentar