Pemkab Banggai “Berguru” ke Jatim, Pelajari Kunci Sukses Pengelolaan TPS3R

triLO.id -

SURABAYA , Pemerintah Kabupaten Banggai mengirim tim dalam jumlah besar untuk melaksanakan studi tiru (benchmarking) pengelolaan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) ke Provinsi Jawa Timur.

Kunjungan dipimpin Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Mujiono Lasitata, ini bertujuan mencari metode efektif dan berkelanjutan untuk mengoptimalkan kinerja TPS3R di Banggai yang saat ini baru mengelola sekitar 0,1% dari total produksi sampah.

Kegiatan studi tiru pada hari pertama, Senin (17/11/2025), dimulai dengan agenda penerimaan rombongan di Kantor Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur, Surabaya.

Rombongan tim benchmarking TPS3R terdiri dari tim Pokja Perumahan dan Kawsan Pemukiman (PKP) yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Banggai diterima oleh Kepala Seksi Pelaksana II BPBPK Jawa Timur, Reza Fahrur Rozi, S.T., M.T.

Dalam sambutannya, Reza menyampaikan permintaan maaf atas ketidakhadiran Kepala Balai karena sedang menerima audiiens dari BPK. Ia juga mengapresiasi kunjungan lanjutan dari Pemkab Banggai, menunjukkan keseriusan daerah tersebut dalam masalah persampahan.

“Selamat datang, Bapak Ibu sekalian, pada kunjungan kedua ya. Infonya tahun lalu sudah pernah ke sini. Kami bersyukur Bapak Ibu ada lanjutan kunjungan ke sini, artinya ilmu yang kemarin perlu di detail-kan,” ujar Reza

Reza menekankan bahwa pemilihan Kota Malang dan Kota Surabaya sebagai lokasi studi tiru adalah ideal, mengingat keduanya merupakan wilayah dengan timbulan sampah yang besar dan sukses menjalankan TPS3R, berbeda dengan banyak TPS3R di daerah lain yang cenderung mangkrak.

“TPS3R itu banyak mangkraknya. Kenapa di Surabaya dan Kabupaten Malang bisa jalan? Nah, ini langsung pelakunya dihadirkan di sini untuk dicontek daripada menjadi tidak jalan,” tegasnya.

Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Banggai, Mujiono Lasitata, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas penerimaan pihak BPBPK Jatim. Ia menegaskan bahwa tim yang hadir merupakan rombongan terbesar yang pernah dikirim Pemkab Banggai khusus untuk isu sampah, mencerminkan keseriusan Pemerintah Daerah.

“Kedatangan rombongan besar ini menunjukkan bukti keseriusan Pemkab Banggai,” kata Mujiono.

Rombongan studi tiru ini terdiri dari tim Pokja PKP Kabupaten Banggai termasuk unsur Setda, Sekretaris Dinas PU, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Dinas Kesehatan, Bappeda, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Camat, Lurah, serta dua Kelompok Pengelola dan Pemanfaat (KPP) TPS3R dari kelompok kelompok Luwuk Selatan dan Toili Jaya.

Mujiono juga mengungkapkan bahwa studi tiru ke Jawa Timur didasari oleh fakta demografis, di mana sebagian besar penduduk Kabupaten Banggai, terutama di wilayah perkotaan, merupakan masyarakat dari Jawa Timur.
“Makanya kita lakukan studi banding atau ditiru di Jawa Timur,” jelasnya.

Mujiono memaparkan tiga motivasi utama dari kegiatan benchmarking ini, yakni, pertama
Meningkatkan Wawasan: Meningkatkan pengetahuan aparatur dan kelompok mengenai sistem pengelolaan TPS3R yang efektif dan berkelanjutan.

Kemudian, Identifikasi Strategi: Mengidentifikasi strategi, metode, dan inovasi pengelolaan sampah yang dapat diadaptasi dan diaplikasikan di Kabupaten Banggai.

Serta terakhir, Mendorong Kerja Sama: Memperkuat sinergi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

“Kita datang di sini untuk belajar, untuk studi sekaligus untuk meniru apa-apa yang baik yang cocok kita terapkan di Kabupaten Banggai,” tambahnya.

Saat Ini di Banggai, lanjut Mujiono, terdapat empat unit TPS3R dan dua unit Bank Sampah yang beroperasi, namun belum optimal.
Hanya sekitar 0,1% dari total produksi sampah yang berhasil dikelola.

Kepala Bidang (Kabid) infrastruktur dan lingkungan hidup Bappeda Banggai, Syahbudin Dayanun ST., M. Eng menambahkan bahwa kegiatan studi tiru ini direncanakan akan mencakup sejumlah sesi, secara hybrid dan kunjungan langsung ke lapangan, termasuk TPS3R Jambangan (dikelola Pemkot Surabaya) dan TPS3R Mulyo Agung Bersatu di Kabupaten Malang.

“Untuk agenda hari pertama, rombongan tim bachmarking TPS3R Pokja PKP Kabupaten Banggai selain mengunjungi kantor BPBPK Jatim juga di rencanakan mengunjungi Balai Teknik Sanitasi (BTS) Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan selanjutnya kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya,” beber Syahbudin Dayanun.

Diharapkan hasil dari kunjungan ini dapat memberikan pengetahuan tentang peningkatan kemandirian, kolaborasi masyarakat, serta perbaikan sistem pengelolaan sampah agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan.(Asw)

Komentar