Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai dalam memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di tingkat primer terus dipacu. Terbaru, Puskesmas Simpong kini resmi memiliki gedung Unit Gawat Darurat (UGD) dan fasilitas Rawat Inap (Ranap) baru yang diresmikan pada Kamis (15/1/2026). Penambahan fasilitas ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka rujukan ke RSUD Luwuk.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banggai, Hj. Nurmasita Datu Adam, S.Kep., Ns., saat membacakan sambutan Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, S.P., menyatakan bahwa saat ini sudah ada 19 dari total 27 Puskesmas di Kabupaten Banggai yang berstatus Rawat Inap.
”Tujuannya adalah mendekatkan akses layanan. Dengan adanya fasilitas rawat inap di Puskesmas Simpong dan enam Puskesmas lainnya yang baru terdaftar di register pusat, kita harapkan beban rujukan di RSUD Luwuk dapat berkurang,” ujar Nurmasita. 
Kepala Puskesmas Simpong, Sumiatry Yanti Emping, SKM., menjelaskan bahwa gedung baru tersebut sudah memenuhi standar integrasi layanan primer. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang nurse station, ruang tindakan, observasi, perawatan umum, anak, hingga Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
”Puskesmas ini satu-satunya di wilayah Luwuk Selatan sejak 1982. Hadirnya gedung UGD dan Ranap ini didukung oleh SDM yang terdiri dari 10 perawat dan satu dokter umum penanggung jawab,” jelas Sumiatry.
Ia juga mengapresiasi dukungan RSUD Luwuk yang menghibahkan 8 unit tempat tidur (bed) untuk operasional awal ruang rawat inap tersebut.
Meski demikian, pihak Puskesmas masih mengharapkan kelanjutan pembangunan berupa penataan halaman, pengadaan genset, serta pembaruan gedung utama agar lebih modern.
”Gedung yang baik harus diiringi pelayanan profesional. Kami berkomitmen terus meningkatkan integritas dan etika pelayanan demi kepuasan masyarakat,” pungkasnya.
Hadir dalam peresmian tersebut unsur Pemerintah Kecamatan Luwuk Selatan, jajaran Dinas Kesehatan, serta tokoh masyarakat setempat.(*/Asw)

Komentar