Pemda Harus Susun Rencana Matang

Dampak Efisiensi Anggaran, Sektor UMKM Penopang Ekonomi

triLO.id -

LUWUK, – Rektor Universitas Muhammadiyah Luwuk Banggai, Dr. Sutrisno K Djawa, menilai pemerintah sebaiknya perlu mengambil langkah strategi prioritas dalam menjalankan program efisiensi anggaran.

Pasalnya terdapat sejumlah program yang perlu diperhatikan oleh pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, tak lain di Kabupaten Banggai sendiri.

Artinya ada beberapa program atau kegiatan yang kemudian dinilai menjadi prioritas dan tak perlu masuk dalam efisiensi anggaran.

“Terutama pada kebutuhan pendidikan dan kesehatan,” ujar Rektor, kepada awak media ini, di Gedung Graha Pemda, Banggai, Jumat malam, 21 Februari 2025.

Sehingganya masyarakat dapat merasakan program pendidikan gratis, begitupun tentang kesehatan, apalagi ini menyangkut dengan hajat hidup orang banyak.

Di samping itu, Dr. Sutrisno juga mendukung jika memang program kebijakan efisiensi itu diberlakukan terhadap perjalanan dinas. Hal ini dinilainya lantaran kurang memberikan asas manfaat atau feedback setelah kembali ke daerah.

Apalagi sebelumya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banggai terbilang sangat tinggi, maka pemerintah perlu melakukan perencanaan yang tepat agar sejumlah program pembangunan daerah tidak molor waktu.

Ia pun memberikan saran agar pemerintah kedepan dalam menyusun perencanaan sebaiknya sesuai jadwal dan taat asas, sehingga tidak berdampak kerugian terhadap program-program pembangunan.

Dirinya berharap agar kedepan pemerintah lebih matang dalam menyusun perencanaan, terlebih dalam masalah penganggaran.

Dengan melalui perencanaan yang baik, maka pemerintah akan mengetahui program apa saja yang masuk dalam skala prioritas, terutama mengenai pendidikan dan kesehatan.

Rektor berharap, berjalannya pemberlakuan efisiensi secara nasional, maka siapapun kedepan yang akan memimpin Banggai dapat mengetahui skala prioritas yang perlu dianggarkan.

“Tetapi yang paling prinsip itu tidak boleh di efisiensi,” tandasnya.

Sehingganya pula, Rektor memberikan masukan agar pemerintah memperhatikan serta dapat mendorong sektor riil Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Dengan begitu dapat berjalan serta mengimbangi perekonomian yang berdampak efisiensi. Sebab di era 98 kemudian Covid-19, yang mampu memulihkan perekonomian lebih cepat yaitu sektor UMKM,” pungkas Dr. Sutrisno. (asw)

Komentar