Kekeringan Dilapor, Alsintan Mengalir

Target Panen Tiga Kali, Masama Jadi Sasaran Utama

triLO.id -

Laporan kekeringan dan penguatan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Banggai kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berbuah dukungan bantuan sarana pertanian dari pemerintah pusat.

Bupati Banggai Amirudin mengatakan, dua agenda utama tersebut disampaikannya langsung dalam pertemuan dengan Menteri Pertanian. Salah satunya terkait progres LP2B yang pengerjaannya telah diselesaikan pihak Pertamina.

Agenda kedua menyangkut penanganan kekeringan, terutama di Kecamatan Masama. Persoalan tersebut menjadi perhatian karena keterbatasan air berdampak pada pola tanam dan produktivitas lahan pertanian.

“Kami melaporkan tentang bantuan kekeringan yang ada di Masama. Yang dulunya cuma satu kali panen, kita berharap bisa untuk tiga kali panen,” ujar Amirudin kepada triLO, Selasa (1/9/2026).

Menurut Amirudin, pemerintah pusat merespons usulan tersebut dengan mengalokasikan sejumlah bantuan untuk mendukung sektor pertanian di Banggai.

Bantuan itu antara lain berupa mesin pompa air untuk mengatasi kendala irigasi saat musim kemarau, bibit unggul, serta sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan).

Namun, pemerintah daerah belum merinci jumlah bantuan yang telah diterima. Amirudin mengatakan, bantuan masih terus masuk melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) sehingga pendataan dan inventarisasi masih berlangsung.

“Untuk jelasnya berapa banyak bantuan, sampai saat ini masih terus masuk bantuan itu ke Dinas TPHP,” katanya.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya menjawab persoalan kekeringan, tetapi juga meningkatkan indeks pertanaman (IP) di Masama. Pemerintah Kabupaten Banggai menargetkan lahan yang sebelumnya hanya mampu ditanami dan dipanen sekali dalam setahun dapat ditingkatkan menjadi tiga kali panen.

Target itu menjadi bagian dari upaya memperkuat produktivitas pertanian sekaligus ketahanan pangan daerah.(ap/mm)

Komentar