BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Sulteng

Sembilan Kabupaten Diminta Waspada

triLO.id -

PALU,  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Peringatan berdasarkan analisis Fire Danger Rating System (FDRS) tersebut berlaku pada 3–5 November 2026.

Dalam analisis yang dirilis 2 November 2026, BMKG memetakan potensi kemudahan terjadinya kebakaran melalui sejumlah parameter, di antaranya Fine Fuel Moisture Code (FFMC) dan Fire Weather Index (FWI).

FFMC menggambarkan tingkat kekeringan bahan bakar halus di permukaan, seperti serasah dan dedaunan kering, yang memengaruhi kemudahan bahan tersebut terbakar. Sementara FWI menunjukkan tingkat potensi intensitas kebakaran berdasarkan kondisi cuaca.

Berdasarkan peta sebaran tersebut, sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Poso, Donggala, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut, dan Banggai Kepulauan.

BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi karhutla. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan perkebunan maupun aktivitas lain yang berisiko memicu titik api.

Pencegahan menjadi penting untuk menghindari munculnya kebakaran yang dapat meluas, terutama ketika kondisi bahan bakar di permukaan lahan mendukung terjadinya kebakaran.

“Tingkatkan kewaspadaan kita terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Cegah kebakaran, selamatkan alam kita,” demikian imbauan Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu dalam peringatan tersebut. (ap)

Komentar