BANGGAI LAUT, Desa Mbeleang di Pulau Bangkurung, Kabupaten Banggai Laut, menyimpan potensi wisata bahari yang menjanjikan. Pantai Pasir Putih di wilayah tersebut menawarkan perpaduan lanskap batu karang alami dan panorama matahari terbenam (sunset) yang autentik, meski hingga kini tingkat kunjungan wisatawan masih tergolong rendah.
Kondisi pantai yang masih asri dengan kejernihan air laut yang menyerupai kaca menjadi daya tarik utama. Minimnya intervensi pembangunan di kawasan ini justru menciptakan kesan eksklusif bagi pengunjung yang mencari ketenangan di destinasi yang belum terjamah.
Salah satu pengunjung, Rayya, remaja asal Luwuk yang kini menempuh pendidikan di Indramayu, mengaku terkesan dengan transformasi suasana pantai saat menjelang petang. 
“Air lautnya bening seperti kaca dan sunset-nya luar biasa indah. Saya sangat terkesima,” ujar Rayya saat mengunjungi lokasi tersebut dalam momen libur Lebaran, Rabu (25/03/2026).
Kunjungan ini merupakan kali kedua bagi Rayya setelah sebelumnya menyambangi Bangkurung pada tahun 2019. Pengalaman wisatawan yang pernah menetap di berbagai daerah seperti Medan dan Riau ini menegaskan bahwa daya tarik Pantai Mbeleang terletak pada keaslian alamnya yang terjaga.
Secara teknis, Pantai Pasir Putih Mbeleang memiliki karakter garis pantai yang kuat dengan ekosistem terumbu karang yang masih alami. Karakteristik ini dinilai memenuhi syarat untuk pengembangan wisata bahari berbasis lingkungan (eco-tourism).
Namun, tantangan utama saat ini adalah optimalisasi promosi dan aksesibilitas, mengingat pesona pantai ini belum banyak diketahui publik luas. Jika dikelola dengan tetap mempertahankan aspek kelestarian alam, Pantai Mbeleang diprediksi mampu menjadi salah satu destinasi unggulan yang mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Banggai Laut.(AP)

Komentar