Sebuah kapal motor (KM) Empat Bersaudara yang berlayar dari Taliabu, Maluku Utara, mengalami kecelakaan hingga tenggelam di perairan Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai, pada Kamis sekira pukul 14.00 WITA. Kapal yang mengangkut kurang lebih 800 karung cengkeh dan kopra tersebut karam setelah diterjang gelombang tinggi.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, seluruh barang muatan kapal terendam air laut. Kerugian materil akibat kecelakaan ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Salah satu dari 8 orang anak buah kapal (ABK) yang berhasil selamat menuturkan, musibah tersebut terjadi saat kapal yang mereka tumpangi dihantam ombak besar secara mendadak. Bantingan ombak yang kuat membuat badan kapal oleng tak terkendali hingga akhirnya tenggelam ke dalam laut.
“Gelombang di perairan pantai Desa Bunga ini memang sangat tinggi, dan sekitar pukul 14.00 WITA tadi insiden kecelakaan kapal itu terjadi,” ujar Papa Sela, salah seorang warga Desa Bunga.
Peristiwa naas ini langsung menyedot perhatian warga setempat. Puluhan warga berkumpul di sepanjang pesisir pantai untuk menyaksikan proses penyelamatan muatan. Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi Luwuk Post, terlihat para ABK yang selamat dibantu warga sekitar bahu-membahu mengumpulkan karung demi karung muatan cengkeh dan kopra yang basah terendam air laut ke tepi pantai.
Hingga berita ini diturunkan, bangkai KM Empat Bersaudara belum dievakuasi dan masih terlihat terombang-ambing di perairan dekat pantai Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara. Para abk yang selamat dan warga setempat masih berupaya mengamankan sisa-sisa muatan yang bisa diselamatkan.(tim)

Komentar