Perkelahian yang melibatkan dua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banggai menjadi sorotan publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Dalam video yang viral, dua ASN perempuan tampak terlibat adu fisik. Insiden itu memicu beragam tanggapan masyarakat karena keduanya merupakan aparatur pemerintah yang dituntut menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme sebagai pelayan publik.
Akibat peristiwa tersebut, salah seorang ASN dilaporkan mengalami luka dan menjalani perawatan di RSUD Luwuk.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, menyayangkan insiden yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banggai. Ia menegaskan, pemerintah daerah telah menangani persoalan tersebut melalui mekanisme internal.
“Saat ini sedang kita proses karena peristiwa tersebut merupakan persoalan internal,” ujar Ramli kepada triLO, Selasa (23/6).
Menurut Ramli, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi sekaligus menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan disiplin yang berlaku bagi ASN.
Namun, ia belum merinci bentuk sanksi maupun hasil pemeriksaan awal terhadap kedua pegawai karena proses penanganan masih berlangsung.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik karena melibatkan aparatur sipil negara yang semestinya menjadi teladan dalam menjaga integritas, etika, dan profesionalisme di lingkungan kerja.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DPMPTSP Kabupaten Banggai maupun kedua ASN yang terlibat mengenai penyebab perkelahian tersebut. (El)

Komentar