Keterbatasan lantai jemur gabah menjadi salah satu persoalan yang perlu diatasi untuk menekan biaya produksi petani di Kabupaten Banggai. Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) menilai penambahan fasilitas pengeringan konvensional itu penting, terutama saat cuaca cerah, karena dapat mengurangi ketergantungan pada mesin pengering yang membutuhkan listrik dan bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai, Hendra Cakra, mengatakan kebutuhan lantai jemur berkaitan erat dengan besarnya potensi produksi padi daerah. Menurut dia, ketahanan pangan yang mencakup ketersediaan, distribusi, konsumsi, dan keamanan pangan turut ditopang oleh produksi serta produktivitas komoditas tersebut.
“Luas lahan baku sawah kita kurang lebih 25.615 hektare. Jika diasumsikan rata-rata produktivitas mencapai lima ton per hektare, maka total produksi gabah yang dihasilkan sangat besar. Sementara itu, ketersediaan lantai jemur yang ada saat ini masih di bawah kebutuhan riil di lapangan,” ujar Hendra kepada triLO, Selasa (6/10/2026).
Hendra menjelaskan, satu unit lantai jemur rata-rata mampu menampung tiga ton gabah dengan waktu pengeringan sekitar dua hari. Dalam sebulan, fasilitas tersebut diperkirakan dapat memproses hingga 45 ton gabah kering.
Kapasitas itu dinilai belum sebanding dengan potensi produksi gabah dari lahan sawah Banggai yang mencapai sekitar 25.615 hektare. Karena itu, penambahan lantai jemur diperlukan agar proses pengeringan dapat menunjang hasil panen secara lebih optimal.
Meski mesin pengering atau *dryer* telah tersedia di instansi teknis lain, penggunaannya membutuhkan biaya operasional tambahan, terutama untuk listrik dan BBM. Biaya tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan metode pengeringan yang lebih efisien bagi petani.
Hendra menilai lantai jemur tetap menjadi pilihan strategis ketika kondisi cuaca mendukung. Saat musim kemarau atau matahari cukup terik, pengeringan dengan memanfaatkan panas matahari dapat membantu menekan pengeluaran petani.
“Biaya produksi petani bisa jauh lebih ditekan dibanding bergantung sepenuhnya pada dryer,” pungkasnya.(ap/mm)

Komentar