Produk-produk unggulan Kabupaten Banggai diproyeksikan menembus pasar global melalui penguatan standar mutu dan sertifikasi. Langkah itu mulai dijajaki Pemerintah Kabupaten Banggai dengan menggandeng PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU Internasional), perusahaan nasional yang bergerak di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.
Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka dalam audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Selasa (14/7). Pertemuan itu menjadi langkah awal membangun kolaborasi untuk meningkatkan daya saing sektor-sektor unggulan daerah.
Bupati Banggai Amirudin menegaskan, pertumbuhan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan, industri, perdagangan, hingga UMKM harus diikuti dengan pemenuhan standar mutu agar memiliki daya saing yang lebih luas.
“Produk daerah tidak cukup hanya berkualitas. Harus memenuhi standar, memiliki sertifikasi, dan didampingi secara profesional agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Amirudin.
Menurut dia, pengalaman MUTU Internasional di bidang pengujian, sertifikasi, verifikasi, pelatihan, hingga layanan keberlanjutan menjadi modal penting untuk mendukung peningkatan kualitas produk-produk unggulan Banggai.
Direktur Utama PT Mutuagung Lestari Tbk, Arifin Lambaga, menilai Banggai memiliki modal besar untuk berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
“Dengan sumber daya alam yang melimpah, Banggai memiliki peluang besar berkembang lebih cepat. Kami melihat potensi itu sebagai ruang untuk membangun sinergi yang saling menguatkan,” kata Arifin.
MUTU Internasional merupakan perusahaan yang berdiri sejak 1990 dan bergerak di bidang pengujian, inspeksi, sertifikasi, serta verifikasi. Perusahaan tersebut melayani berbagai sektor, mulai dari perkebunan, kehutanan, manufaktur, logistik, konstruksi, pangan, perikanan, energi, hingga pelayanan publik melalui berbagai skema sertifikasi, termasuk ISO, CHSE, IFCC, dan ISCC.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Kabupaten Banggai Ramli Tongko bersama jajaran kepala perangkat daerah terkait. (*/Ap)

Komentar