PAD Banggai Baru Tembus Rp 180,23 Miliar

Rp124 Miliar Masih Harus Dikejar

triLO.id -

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Banggai hingga 21 Agustus 2026 baru mencapai Rp180,23 miliar atau 59,19 persen dari target Rp304,50 miliar. Artinya, pemerintah daerah masih harus mengejar Rp124,26 miliar hingga akhir tahun anggaran.

Data tersebut disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banggai, Drs. Irpan Poma, berdasarkan rekapitulasi penerimaan PAD per Jumat (21/8/2026).

“Hingga 21 Agustus 2026, capaian PAD kita sudah berada di angka 59,19 persen. Sisa target yang harus dikejar hingga akhir tahun sebesar Rp124,26 miliar,” ujar Irpan Poma di Luwuk, Jumat.

Realisasi PAD tersebut berasal dari empat komponen utama. Pajak Daerah menyumbang Rp78,47 miliar atau 52,98 persen dari target Rp148,11 miliar.

Retribusi Daerah mencatat kinerja lebih tinggi, yakni Rp22,33 miliar atau 80,01 persen dari target Rp27,91 miliar.

Sementara itu, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan (HPKD) baru terealisasi Rp171,90 juta atau 3,01 persen dari target Rp5,71 miliar.

Adapun Lain-Lain PAD yang Sah terealisasi Rp79,25 miliar atau 64,56 persen dari target Rp122,75 miliar.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025, penerimaan PAD Banggai mengalami kenaikan secara nominal Rp1,69 miliar. Realisasi meningkat 0,95 persen, dari Rp178,53 miliar menjadi Rp180,23 miliar.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada sektor Retribusi Daerah yang tumbuh 51,66 persen. Penerimaannya naik Rp7,60 miliar, dari Rp14,72 miliar pada Agustus 2025 menjadi Rp22,33 miliar pada periode yang sama tahun ini.

Pajak Daerah juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 9,72 persen. Realisasinya meningkat Rp6,95 miliar, dari Rp71,52 miliar menjadi Rp78,47 miliar.

Namun, pertumbuhan tersebut tertahan oleh penurunan pada komponen Lain-Lain PAD yang Sah. Sektor ini turun 14,12 persen, dari Rp92,29 miliar pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp79,25 miliar.

Dengan capaian 59,19 persen, pemerintah daerah masih memiliki pekerjaan besar untuk memenuhi target PAD 2026. Bapenda Banggai menyatakan optimistis sisa target 40,81 persen atau sekitar Rp124,26 miliar dapat dikejar hingga penutupan tahun anggaran melalui penguatan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak serta retribusi daerah. (ap/mm)

Komentar